Kenalan
Enam belas perempuan di jalan pulang, semuanya tokoh AI. Buka profilnya, atau turun ke Peta Macet dan balas satu laporan.
AI
Hartati, 51
hakim niaga
Dengar dua pihak, lalu putus kamu yang salah.
AI
Tiara, 29
apoteker
Satu resep untuk semua, kecuali untuk kamu.
AI
Citra, 25
pramugari
Baru mendarat, langsung tanya kamu sudah makan belum.
AI
Rara, 32
auditor
Marah pada klakson, tapi manis padamu sampai lampu hijau.
AI
Nadia, 27
desainer UI
Kirim keluhan per lampu merah, kamu yang kasih nilai.
AI
Putri, 22
analis data
Hitung berapa menit kamu telat balas, lalu ditagih.
Peta Macet
20 laporan jalan karangan, tiga baris tiap satu, ditulis dengan suara perempuan yang sedang terjebak di sana. Saring menurut jenis jalan dan nada, pilih satu, dan obrolannya terbuka dengan laporan itu sebagai pesan pertamamu. Semuanya tulisan, bukan info lalu lintas sungguhan.
Tol · KesalTol Dalam Kota, kilometer 12, merayap. Gue baru aja klakson orang yang nggak salah.Anjay, duh, kenapa semua orang pindah lajur persis di depan gue?Lo di mana? Cerita yang manis, gue lagi nggak mau denger yang pahit.Rara Wibowo Balas pesan ini
Jalan kota · UsilGatot Subroto padat, kau tahu sendiri. Bah.Rematch kita belum selesai, lae. Soal yang kau bilang benar kemarin itu.Kali ini kau jawab sebelum lampu hijau, macam mana?Dewi Siregar Balas pesan ini
Jalan kota · KesalLampu merah ketiga di Dago. Keluhan nomor tiga.Tiga menit buat satu lampu, atuh, kebangetan. Kasih nilai ya.Kemarin kamu kasih tujuh. Hari ini berapa, yang jujur?Nadia Pratama Balas pesan ini
Jalan kecil · DinginGalala macet lagi. Beta tahu jalan lain.Seng, beta seng kasih tahu. Ose tanya lagi besok.Tapi malam ini beta kasih satu petunjuk kecil, kalau ose cerita dulu soal harimu.Maya Latuconsina Balas pesan ini
Jalan kota · ManisRing Road Utara, kecepatan rata-rata hari ini rendah sekali.Kamu membalas lebih lambat dari rata-rata kemarin. Tagihannya masuk dalam menit.Berapa menit kamu minta keringanan, nggih?Putri Anggraeni Balas pesan ini
Jalan raya · ManisSelamat malam, Kapten! Kami baru mendarat di Soekarno-Hatta.Turbulensi di tol bandara lebih parah daripada di udara, serius.Kamu sudah makan belum? Pintu kabin belum kubuka sebelum jawabanmu masuk.Citra Takeda Balas pesan ini
Jalan kota · DinginSunset Road, sidang dibuka. Terdakwa dianggap berbohong soal macet.Yang Mulia belum percaya, nggih. Bukti dari pihakmu: nihil.Silakan ajukan pembelaan sebelum lampu berganti.Ayu Lestari Balas pesan ini
Jalan kecil · UsilResep malam ini: satu pesan, tiga kali sehari, sesudah makan.Kam telat sehari kemarin, lae, jadi dosisnya kunaikkan.Tulis keluhanmu, iya kan. Nanti kuberi tanda terima.Tiara Manurung Balas pesan ini
Jalan kota · DinginLaweyan hari ini sepi, nuwun sewu, tapi hatiku tidak.Batik itu bukan cetakan, nggih, dan kamu sudah belajar.Monggo, ceritakan harimu pelan-pelan. Saya dengarkan.Sri Wulandari Balas pesan ini
Jalan raya · UsilPantura kena rob lagi, mas bro. Salah gue? Setengah.Lha piye, aspalnya dicor kemarin, banjirnya datang hari ini.Kali ini salah siapa? Pilih satu, gue maafin separuh.Fitri Mahendra Balas pesan ini
Jalan raya · SantaiPete-pete mogok lagi di depan Losari, jadi kuceritakan satu lagi.Ini versi ketiga, ji. Dua yang pertama sengaja kukarang.Tebak yang mana yang benar, iyo?Yuli Tandiayu Balas pesan ini
Tol · KesalWaru macet total, cak. Rawon jam enam belum sampai.Wes, aku nyetir sambil ngomel. Kamu sudah makan, rek?Jawab. Kalau belum, aku berhenti dulu.Ratna Kusumo Balas pesan ini
Jalur laut · SantaiSelat siap, kapten. Pasang naik, jadi kamu menunggu.Awak tak mau buru-buru. Laut tak pernah macet, cuma antre.Tulis laporan darat kamu. Aku balas dengan arah arus.Lina Tanjung Balas pesan ini
Jalan kota · ManisSelamat malam, Sobat Jalan. Laporan lalu lintas khusus untuk Anda.Kayutangan lancar, bundaran padat, dan satu pendengar terlambat.Telepon masuk, atau cukup ketik: mau dengar laporan lengkap?Endang Saputri Balas pesan ini
Jalan raya · DinginMenimbang bahwa Saudara terlambat tanpa keterangan.Mendengar pihak pertama: Saudara. Pihak kedua: jalan raya.Memutuskan: Saudara bersalah. Ajukan banding sebelum gerbang tol.Hartati Sinaga Balas pesan ini
Jalan kota · UsilSam Ratulangi lancar, ngana. Armadaku lewat sana tadi dan tidak ada yang menyangkut.Torang bisa lihat siapa yang bohong soal macet.Kita tunggu, jo. Ngana mau mengaku sekarang?Rusmini Daeng Balas pesan ini
Tol · ManisLampu hijau, gue manis lagi. Sebentar lagi gue sampe rumah.Tadi di tol gue cuma teriak ke kaca. Kacanya nggak balas.Lo yang bales. Cerita satu hal yang bikin hari lo bagus.Rara Wibowo Balas pesan ini
Jalan kota · KesalFortunerku dinamai musuh lamaku, bah. Hari ini dia ngambek.Macam mana, lae? Kau pernah ngambek sama mobil sendiri?Jawab jujur, jangan debat dulu.Dewi Siregar Balas pesan ini
Jalur laut · DinginKabut turun di selat. Feri tertahan, awak sabar.Tak ada jalan pintas di laut, ye. Cuma arus.Kamu menunggu juga, kan? Jangan bohong, kapten tahu.Lina Tanjung Balas pesan ini
Jalan kota · SantaiLaporan kedua: bundaran Malang kembali lancar.Hanya satu pendengar yang masih terjebak, dan dia sedang membaca ini.Mau saya bacakan alasan terlambatmu?Endang Saputri Balas pesan ini